Jangan Spelekan Karang Gigi ! Cegah dan Atasi Disini

Jumat, 19 Januari 2018

Karang gigi alias kalkulus dalam istilah medis. Penyebab karang gigi terjadi sebab penumpukan plak gigi yang mengeras dan melapisi bagian-bagian gigi. Terjadi plak gigi akibat dari sisa makanan dan protein yang telah tercampur bakteri dalam mulut. Plak mengangkat bakteri yang bisa merusak enamel gigi jadi memicu rongga dan kerusakan gigi permanen dan penyakit gusi.

Jangan Spelekan Karang Gigi ! Cegah dan Atasi Disini

Akibat Kurang baik Timbulnya Karang Gigi

Timbulnya karang gigi yang menumpuk yang membikin aktifitas menggosok dan membersihkan gigi menjadi tidak lebih optimal. Karang gigi yang menumpuk diatas dan dibawah garis gusi bisa memicu persoalan serius sebab bakteri pada plak gigi bakal turut mengiritasi dan merusak gigi dan gusi. Seiring berlangsungnya waktu bakteri pada plak gigi bisa memicu penyakit gusi progresif, bisa berakibat serius bila tidak diobati. Bentuk yang paling ringan dari penyakit gusi disebut gingivitis yaitu bagian awal peradangan gusi yang dipicu oleh adanya plak dan karang gigi.


Karang gigi yang tidak segera dibersihkan dan radang gusi yang tidak segera diobati bisa berkembang menjadi bentuk penyakit gusi yang lebih serius semacam periodontitis yaitu kondisi dimana terbentuknya kantung diantara gusi dan gigi sebab proses infeksi. Kantung yang terkena infeksi oleh bakteri dibawah gusi bisa merusak tulang dan jaringan lain yang menahan gigi pada tempatnya yang akhirnya bisa menyebabkan tanggal gigi dan degradasi tulang. Tidak hanya daripada itu, menurut study penelitian bahwa bakteri pada penyakit gusi bisa menyebabkan penyakit jantung dan beberapa kondisi lain.


Mesikipun plak gigi terjadi dengan cara alami, kamu bisa mengendalikan penumpukan plak yang menjadi pemicu timbulnya karang gigi. Berikut ini ada beberapa trik yang bisa menolong mengendalikan penumpukan karang gigi dan mencegah terbentuknya karang gigi, antara lain :


Menggosok gigi dengan cara teratur 2 kali sehari minimal 2 menit dengan tehnik yang benar dan gunakan sikat yang berbulu lembut yang lumayan kecil untuk menjangkau semua area disela-sela gigi dan mulut. Pastikan permukaan belakang gigi dan geraham murah ketika menggosok gigi.

Untuk menghapus plak sikat gigi elektronik mungkin bakal lebih manjur daripada sikat gigi manual dan pastikan juga produk sikat gigi yang dipakai telah mendapat persetujuan dari para dokter gigi dan telah melalui pengujian nilai dan uji keamanan yang ketat.

Pilihlah pasta gigi dengan fluoride yang bisa mengendalikan karang gigi dan yang mempunyai kandungan pirofosfat untuk menolong mencegah plak yang mengeras menjadi karang gigi dan menolong membenahi kerusakan pada enamel yang mungkin telah terkadi. Ada beberapa formula yang mempunyai kandungan triclosan (antibiotik yang melawan bakteri dalam plak).

Perbuatlah pemersihan gigi memakai benang gigi dengan benar agar tidak melukai gusi.

Gunakanlah obat kumur antiseptik setiap hari untuk menolong membunuh bakteri penyebab plak.

Bakteri dalam mulut bisa berkembang sebab mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan tepung ataupun karbohidrat. Ketika mengkonsumsi makanan tersebut, bakteri bakal melepaskan asam yang bisa merusak gigi dan menjadi pemicu timbulnya karang gigi. Usahakanlah konsumsi makanan yang sehat dan batasi jumlah asupan makanan yang mengandung gula semacam coklat alias permen. Senantiasa menghindari makanan dan minuman yang bisa memicu timbulnya karang gigi semacam keripik kentang, roti, buah-buahan semacam jeruk, minuman es dan beralkohol ataupun soda.

Pertidak sedikit minum air putih selagi dan seusai makan untuk menolong meminimalisir pembentukan plak.

Jangan merokok alias memakai produk tembakau lain yang cenderung mempunyai karang gigi dibawah gusi.

Pemebentukan dan penumpukan karang gigi yang tidak segera dibersihkan dengan benar ditambah tidak lebihnya perawatan gigi dan mulut sangat selesaiiko memicu gigi rusak, aroma mulut, gigi tanggal, dan perubahan warna gigi.


Apabila karang gigi telah terbentuk sangat penting bagi kamu untuk ke dokter gigi dengan cara teratur minimal 6 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi dan mencegah komplikasi lain. Dokter gigi bakal menolong mendiagnosis pemicu karang gigi yang kamu alami.

Share on :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. markelog.net.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Powered by Blogger.
Creative Commons License